JENIS-JENIS ENTRY PADA WIDYA SELAM
Mask Clearing
Mask Clearing adalah saat menyelam terjadi perbedaan suhu tubuh dengan suhu perairan, biasanya dapat menyebabkan embun di kaca mata masker yang bisa mengganggu penglihatan. Cara mengatasinya dengan cara masker clearing, bagian atas masker dibuka sedikit agar air bisa masuk , kemudian air diratakan kemudian tiupkan udara dari hidung dan bagian bawah masker dibuka agar air keluar pada saat meniupkan udara. Berfungsi untuk Membersihkan masker dari embun atau objek lain yang menghalangi penglihatan, tanpa perlu membersihkan masker di atas permukaan air atau melepas masker dari kepala.
Snorkel Cearing
Snorkel Cearing adalah Pada saat melakukan snorkelling/skin diving, air atau kotoran lainnya dapat masuk ke dalam snorkle karena hempasan ombak atau hal lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan teknik snorkel clearing untuk membersihkan saluran pernapasan bantu kita (snorkel). Selain itu, teknik ini juga berguna di saat kita melakukan teknik duck dive & apnea, dan juga di saat kita melakukan SCUBA diving, di saat kita muncul ke permukaan air untuk menghirup napas yang berasal dari udara. Berfungsi untuk membersihkan snorkel dari air atau kotoran lainnya agar snorkel dapat digunakan untuk bernapas.
Tuck Dive
Tuck dive yaitu: pertama penyelam melakukan berenang terlebih dahulu setelah itu berdiam dan menekukkan badan agar masuk kedalam perairan setelah masuk kedalam perairan penyelam bisa keluar kepermukaan lagi dengan carah tangan kanan diangkat keatas agar muncul duluan lalu kepala agak dikebelakang kan agar penyelam bisa menghembuskan air yang berada didalam senorkel penyelam dan tidak mengganggu pernapasan terhadap penyelam. Kesalahan saat melakukan Tuck Dive adalah sebelum melakukan berenang sudah keluar kepermukaan dan kepala diluruskan sehingga air yang berada di dalam snorkel tidak bisa keluar sehingga mengganggu pernapasan penyelam.
Renang Gaya Bebas
4. Teknik Mengambil Nafas Renang Gaya Bebas
Cara mengambil nafas saat berenang gaya bebas juga sangat penting, karena jika kita salah melakukan hal ini maka kita dapat menelan air dalam kolam renang. Ketika mengambil nafas pastikan jika tangan Anda berada pada posisi mengayuh keatas dan akan kedepan. Penyesuaian tangan sesuai dengan arah Anda menarik nafas.
Terjun ke kolam renang
Awali dengan posisi berdiri di pinggir kolam dan kaki harus berjinjit. Lengan dan tangan bisa dalam posisi siap yang kemudian pinggang agak ditekuk sambil mengarahkan jari-jari tangan ke air. Kepala ditundukkan dan tubuh siap kita ayunkan ke air sembari kaki dirapatkan ketika bergerak ikut tubuh ke dalam air.
Satu kaki dapat coba diletakkan lebih ke depan dan tumpuan berat badan tetap harus seimbang pada keduanya. Posisi ini adalah awal sebelum meluncur ke dalam kolam. Lanjutkan dengan meluncur di mana kepala lebih dulu masuk ke dalam air. Anda pun bisa membiasakan diri untuk terjun menggunakan cara ini.
Cara sederhana lainnya adalah dengan mendorong kaki sebelum menjatuhkan tubuh masuk ke air. Dorongan pada kaki depan tersebut sebagai cara dalam penambahan jarak saat terjun dan pada kasus ini, tubuh bisa diluruskan dan kaki dalam posisi berjinjit. Saat tubuh masuk ke dalam air, kita bisa langsung berenang.
Siku harus dalam keadaan rata ketika tangan berada di atas kepala. Tangan bagian atas bisa disentuhkan ke telinga dan ratakan tangan di mana salah satu telapaknya bisa ada di telapak tangan lainnya. Tahan dan bersiaplah untuk meluncur ke dalam air. Jangan lupa, sebelumnya kepala ditundukkan lebih dulu dan posisi akhir tangan adalah lurus ke atas sebelum meluncur.




